Rabu, 24 September 2014

Vlan Dan Trunking Pada Cisco Packet Tracer ( Assignment 5 )

Cara membuat VLAN di Cisco Packet Tracer

#Pertama bukalah Cisco Packet Tracer.
#Lalu tambahkan device Switch 2960. Kenapa kita memilih switch 2960? Karena ini adalah salah satu switch manageable yang dimiliki oleh Cisco.



#Tambahkan device end PC, saya gunakan 2 buah PC pada setiap segmen jaringan agar kita tahu apakah PC1 ke PC2 terhubung atau tidak dan PC1 ke PC3 terhubung atau tidak.



# Hubungkan PC-PC tersebut ke Switch dengan kabel LAN Straight.


#Masuk ke menu Switch dengan double klik Switch dan pilih sub menu CLI


#Untuk mengaktifkan Switch tekan enter, kemudian ketik enable.


#Setelah aktif kita buat perintah untuk masuk ke sub menu konfigurasi dengan mengetik configure terminal

#Selanjutnya kita ketikan vlan yang akan kita tambahkan, saya gunakan vlan 10 karna vlan 10 belum digunakan.

#Sekarang kita beri nama vlan itu dengan command name vlan keuangan (ini contoh anda bebas memberi nama vlan anda sesuai keinginan dan kebutuhan)

#Jika sudah ketik exit untuk keluar dari vlan 10
#Untuk membuat yg vlan yang lain lakukan langkah seperti diatas.

#Jika sudah membuat vlan sekarang kita akan mengaktifkan port fastEthernet mana saja yang akan diaktifkan pada setiap VLAN.

#Mari kita mulai dengan VLAN 10
#Untuk mengaktifkan fastEthernet mana saja yang akan masuk ke VLAN 10, masukan command int range fa0/1-fa0/10 (disini anda bebas menentukan port mana saja yang akan masuk pada suatu VLAN)
#Selanjutnya kita berikan hak akses ke vlan 10, masukan command switchport access vlan 10
#lalu exit
#Lakukan hal seperti diatas untuk menghubungkan fastEthernet lain ke VLAN yang lain
#Untuk melihat vlan mana saja yang aktif bisa kita gunakan command show vlan seperti pada gambar berikut

#Maka akan terlihat tampilan seperti berikut

Hasilnya bisa anda lihat sendiri. Jika berhasil mengikuti langkah saya seperti diatas maka anda berhasil pula. Cara ini juga bisa digunakan pada perangkat switch lain.


Semoga postingan ini bermanfaat bagi kita semua khususnya saya sendiri

Terima Kasih

Read More >>

Menghubungkan 4 PC Dengan 1 Switch ( Assignment 3)

1.Klik start>Programs>Cisco Packet Tracer atau
2. Klik icon CPT pada dekstop.




3.  Setelah itu akan muncul tampilan awal seperti berikut.


4. Klik icon Komputer untuk memilih jenis PC yang ingin digunakan, lalu di klik.


5. Buatlah desain topologi nya sesuai keinginan, seperti contoh dibawah ini.

6. Lalu, sambungkan switch dengan 4 pc menggunakan kabel straight yang berada di Connection 




Read More >>

Rabu, 10 September 2014

Cara Membuat Jaringan Sederhana Menggunakan Cisco Packet Tracer ( Assignment 2 )

Cara Membuat Jaringan Sederhana Menggunakan Cisco Packet Tracer

Untuk postingan kali ini saya memberikan cara membuat Jaringan LAN yang sederhana menggunakan aplikasi Cisco Packet Tracer. Dalam pembuatan jaringan ini memakai 1 buah server, 1 buah switch, dan 1 buah PC.. Semua sudah terdapat di dalam aplikasi Cisco Packet Tracer tersebut. Langsung saja, berikut langkah-langkahnya : 1. Buka aplikasi Cisco Packet Tracer yang sudah terinstal di PC/Laptop anda. Sehingga muncul jendela seperti di bawah ini:


2. Untuk peripheral2 atau komponen yang dibutuhkan terdapat pada bagian kiri bawah. Untuk menambahkan Server dan Komputer Client klik pada icon yang berbentuk Komputer. Kemudian pilih gambar komputer lalu klik pada tempat yang disediakan (jumlah terserah namun di sini saya memakai 3 buah PC).. juga pada server (cukup 1)..

Cara meletakkannya seperti gambar di bawah ini


3. Kemudian tambahkan switch atau HUB, caranya sama seperti menambahkan PC/server..

Sehingga seperti dibawah ini

4. Kemudian hubungkan semua komponen menggunakan kabel, karena menggunakan perantara Switch / HUB kita menggunakan kabel Straight

5. Pilih jenis kabel (Coopper Straight-Through) kemudian klik.kan pada salah satu komponen , sehingga muncul jenis port (Fast Ethernet) yang terdapat pada komponen tersebut , klik pada jenis port tersebut.


6. Kemudian klik pada Switch sehingga muncul juga port yang ada namun lebih banyak (karena memang port pada switch jumlahnya banyak), klik pada salah satu port (kecuali console)

Sehingga kedua komponen terhubung seperti dibawah ini


7. Sambungkan seluruh PC dengan Switch dengan cara seperti no 6. Sehingga seluruh komponen terhubung seperti ini :




8. Kemudian setting IP server. Klik pada icon server yang sudah dibuat sehingga muncul jendela seperti di bawah ini.


Konfigurasi IP PC-PC tersebut. Klik PC0,  pindah ke tab Desktop, klik IP configuration, pilih Static, masukkan 192.168.1.1 untuk IP Address dan 255.255.255.0 untuk Subnet Mask.


6. Ulangi langkah ke-5 untuk PC1 sampai PC5. Namun IP Address yang dimasukkan berbeda, sedangkan Subnet Mask-nya sama. IP Address PC1 192.168.1.2, IP Address PC2 192.168.1.3, IP Address PC3 192.168.1.4, IP Address PC4 192.168.1.5, IP Address PC5 192.168.1.6.





Setelah selesai mengkonfigurasi semuanya. Kita akan mengetesnya, apakah jaringan yang kita buat sudah benar atau tidak. Caranya adalah dengan menggunakan fasilitas Ping di setiap PC.
Double-klik sembarang PC, kemuadian pilih tab Desktop, lalu pilih Command Prompt. Lalu kita ketikkan perintah Ping[spasi]IP tujuan.







Jika terdapat reply, maka sudah terhubung satu dengan IP tujuan, gunakan fasilitas ini untuk 
mengecek keseluruhan IP.

Jika sudah me-reply semuanya, maka jaringan anda sudah benar dan siap dipakai.











Read More >>

Selasa, 09 September 2014

Assignment 1

Cisco Packet Tracer

Packet Tracer adalah sebuah software yang dikembangkan oleh Cisco. Dimana software tersebut berfungsi untuk membuat suatu jaringan komputer atau sering disebut dengan computer network. Dalam program ini telah tersedia beberapa komponen–kompenen atau alat–alat yang sering dipakai atau digunakan dalam system network tersebut, Misalkan contoh seperti kabel Lan ( cross over, console, dll ) , HUB, SWITCHES, ROUTER dan lain sebagainya. Sehingga kita dapat dengan mudah membuat sebuah simulasi jaringan computer di dalam PC Anda, simulasi ini berfungsi untuk mengetahui cara kerja pada tiap–tiap alat tersebut dan cara pengiriman sebuah pesan dari komputer 1 ke computer lain dapat di simulasikan juga disini.

PERALATAN DALAM JARINGAN KOMPUTER (HUB, SWITCH dan ROUTER)
Pengertian dan Fungsi HUB dalam Jaringan
Pengertian dan Fungsi HUB dalam Jaringan) – Hub merupakan perangkat jaringan yang bekerja di OSI layer 1, Physical Layer. Sehingga dia hanya bekerja tak lebih sebagai penyambung atau concentrator saja, dan hanya menguatkan sinyal di kabel UTP. HUB tdk Mengenal MAC Addressing / Physical Addressing shingga tdk bisa memilah data yg harus ditransmisikan shingga collision tdk bisa dihindari dari penggunaan HUB ini
Fungsi HUB
Memfasilitasikan penambahan penghilangan atau penambahan workstation
Menambah jarak network ( fungsi sebagai repeater )
Menyediakan fleksibilitas dengan mensupport interface yang berbeda ( Ethernet, Toket ring, FDDI )
Menawarkan featur yang fault tolerance ( Isolasi Kerusakan )
Memberikan menegement yang tersentralisasi ( koleksi informasi, diagnostic)



Dan ini adalah salah satu contoh gambar dari HUB



PENGERTIAN SWITCH DAN FUNGSINYA

Switch adalah perangkat yang menghubungkan segmen jaringan. Sebetulnya switch memang merupakan pengembangan lanjutan dari ‘bridge’. Jaman dulu, orang menggunakan bridge untuk menghubungkan segmen jaringan dengan topologi yang berbeda-beda atau sama. Hanya saja, di saat sekarang kita tahu bahwa Fungsi switch digunakan untuk menghubungkan kabel-kabel UTP ( Kategori 5/5e ) dari komputer yang satu dengan komputer yang lain. Dalam switch biasanya terdapat routing, routing sendiri berfungsi untuk batu loncat untuk melakukan koneksi dengan komputer lain dalam LAN.


Dan ini salah satu contoh gambar dari SWITCH :

PENGERTIAN ROUTER dan FUNGSINYA

Salah satu perangkat yang digunakan dalam jaringan Komputer yaitu Router. Lalu apa pengertian router? Pengertian Router adalah perangkat jaringan yang digunakan untuk membagi Protocol kepada jaringan-jaringan lainnya, maka dengan router sebuah protocol bisa kita sharing ke perangkat jaringan lainnya.

Misalnya, jika Anda ingin membagi IP Adress Anda cukup menggunakan router, jadi, jika suatu perangkat jaringan komputer memiliki IP Adress 192.168.0.1, dan ingin menghubungkannya dengan komputer lain agar bisa berkomunikasi, maka anda harus memberikan IP Address dengan Network Identification 192.168.0 dan Host Identification 2-254, misalnya 192.168.0.11, 192.168.0.12 dan seterusnya.

Jaringan wilayah lokal



Jaringan wilayah lokal (bahasa Inggris: local area network biasa disingkat LAN) adalah jaringan komputer yang jaringannya hanya mencakup wilayah kecil; seperti jaringan komputer kampus, gedung, kantor, dalam rumah, sekolah atau yang lebih kecil. Saat ini, kebanyakan LAN berbasis pada teknologi IEEE 802.3 Ethernet menggunakan perangkat switch, yang mempunyai kecepatan transfer data 10, 100, atau 1000 Mbit/s. Selain teknologi Ethernet, saat ini teknologi 802.11b(atau biasa disebut Wi-fi) juga sering digunakan untuk membentuk LAN. Tempat-tempat yang menyediakan koneksi LAN dengan teknologi Wi-fi biasa disebuthotspot.





Pada sebuah LAN, setiap node atau komputer mempunyai daya komputasi sendiri, berbeda dengan konsep dump terminal. Setiap komputer juga dapat mengakses sumber daya yang ada di LAN sesuai dengan hak akses yang telah diatur. Sumber daya tersebut dapat berupa data atau perangkat seperti printer. Pada LAN, seorang pengguna juga dapat berkomunikasi dengan pengguna yang lain dengan menggunakan aplikasi yang sesuai.


Berbeda dengan Jaringan Area Luas atau Wide Area Network (WAN), maka LAN mempunyai karakteristik sebagai berikut:

  • Mempunyai pesat data yang lebih tinggi
  • Meliputi wilayah geografi yang lebih sempit
  • Tidak membutuhkan jalur telekomunikasi yang disewa dari operator telekomunikasi
Biasanya salah satu komputer di antara jaringan komputer itu akan digunakan menjadi server yang mengatur semua sistem di dalam jaringan tersebut.


KABEL CROSS




Pada Kabel cross over, bisa kita berikan pengertian bahwa kabel ini merupakan kabel yang memiliki susunan berbeda antara ujung satu dengan ujung dua. dan fungsi dari Kabel cross ini digunakan untuk menghubungkan 2 device yang sama.
Fungsi kabel Cross :
Menghubungkan 2 buah komputer secara langsung
Menghubungkan 2 buah switch
Menghubungkan 2 buah hub
Menghubungkan switch dengan hub
Menghubungkan komputer dengan router


KABEL STRAIGHT



Kabel straight ini merupakan kabel yang memiliki cara pemasangan yang sama antara ujung satu dengan ujung yang lainnya. Kabel straight ini berfungsi sebagai penghubung antara 2 device yang berbeda.
Fungsi kabel straight :
Menghubungkan antara computer dengan switch
Menghubungkan computer dengan LAN pada modem cable/DSL
Menghubungkan router dengan LAN pada modem cable/DSL
Menghubungkan switch ke router
Menghubungkan hub ke router

Protokol Internet


Protokol Internet (Inggris : Internet Protocol disingkat IP) adalah protokol lapisan jaringan (network layer dalam OSI Reference Model) atau protokol lapisaninternetwork (internetwork layer dalam DARPA Reference Model) yang digunakan oleh protokol TCP/IP untuk melakukan pengalamatan dan routing paket data antarhost-host di jaringan komputer berbasis TCP/IP. Versi IP yang banyak digunakan adalah IP versi 4 (IPv4) yang didefinisikan pada RFC 791 dan dipublikasikan pada tahun 1981, tetapi akan digantikan oleh IP versi 6 pada beberapa waktu yang akan datang.


Protokol IP merupakan salah satu protokol kunci di dalam kumpulan protokol TCP/IP. Sebuah paket IP akan membawa data aktual yang dikirimkan melalui jaringan dari satu titik ke titik lainnya. Metode yang digunakannya adalah connectionless yang berarti ia tidak perlu membuat dan memelihara sebuah sesi koneksi. Selain itu, protokol ini juga tidak menjamin penyampaian data, tapi hal ini diserahkan kepada protokol pada lapisan yang lebih tinggi (lapisan transport dalam OSI Reference Model atau lapisan antar host dalam DARPA Reference Model), yakni protokol Transmission Control Protocol (TCP).


Cara Setting IP address di Windows XP

Setting IP address di windows XP sangat mudah untuk dilakukan, karena windows sudah menyediakan fasilitas GUI (Graphical User Interface) untuk mengubah alamat IP. Berikut ini langkah langkahnya.
  1. buka control panel
  2. pilih network and internet connections
  3. pilih network connections
  4. lalu pilih local area connection (LAN)
  5. maka akan muncul tampilan berikut ini
ip1-245x300



Untuk melihat alamat IP komputer klik tab “support”
Untuk mengubah alamat IP klik tombol “properties”, maka akan muncul tampilan seperti ini
ip2-243x300



centang bagian “show icon notification area when connected” tujuannya supaya muncul icon di sebelah pojok kanan taskbar windows pada waktu komputer anda terkoneksi ke jaringan. Icon ini mempermudah dalam mengakses network properties. Seperti ini tampilan icon tersebut.
ip3



Untuk mengubah alamat IP pilih Internet Protocol ( TCP/IP ) kemudian klik tombol properties maka akan muncul tampilan berikut.
ip4-266x300



Opsi “Obtain IP address automatically” dipakai jika dalam jaringan anda terdapat DHCP server. Apa itu DHCP server ? DHCP adalah metode pemberian alamat IP secara otomatis. Untuk mensetting IP secara manual pilih opsi “use the following IP address” , disini anda bisa mengisikan IP Addresssubnet mask, serta default gateway yang ingin dipakai.


Membuat Simulasi Jaringan Dengan Cisco Packet Tracer



Langkah 1

Setelah di Install. Buka aplikasi cisco packet tracer.
membuat simulasi jaringan dengan cisco packet tracer
Langkah 2
Tambahkan beberapa komputer sebagai simulasi untuk membuat jaringan.
membuat simulasi jaringan dengan cisco packet tracer
Langkah 3
Tambahkan Swicth, digunakan untuk menghubungkan beberapa komputer dalam jaringan tersebut.
membuat simulasi jaringan dengan cisco packet tracer
Langkah 4
Koneksikan PC dengan Swicht, gunakan kabel Straight.
membuat simulasi jaringan dengan cisco packet tracer
Langkah 5
Sambungkan semua PC dengan FastEthernet mulai dari PC 1 dan PC lainnya ke FastEthernet 0/1 ke Switch secara berurutan.
membuat simulasi jaringan dengan cisco packet tracer
Langkah 6
Kemudian lakukan hal yang sama seperti diatas, buat 3 jaringan lainnya sehingga kini terdapat 4 buah jaringan.
membuat simulasi jaringan dengan cisco packet tracer
Langkah 7
Konfigurasi IP Address untuk setiap komputer. Klik ganda pada setiap PC lalu pilih Desktop > IP Configuration.
membuat simulasi jaringan dengan cisco packet tracer
PC 0 : 192.168.1.10
PC 1 : 192.168.1.11
PC 2 : 192.168.1.12
PC 3 : 192.168.1.14
PC 4 : 192.168.1.15
Subnet Mask nya sama : 255.255.255.0
Jaringan ini kita samakan gatewaynya misal 192.168.1.1 (lokal 1)
PC 6 : 192.168.2.10
Lakukan dengan sama dengan PC selanjutnya.
dan sama kita samakan jaringan gatewaynyal 192.168.2.1 (lokal 2)
PC 12 : 192.168.3.10
Lakukan dengan sama dengan PC selanjutnya.
dan sama kita samakan jaringan gatewaynyal 192.168.3.1 (lokal 3)
PC 18 : 192.168.4.10
Lakukan dengan sama dengan PC selanjutnya.
dan sama kita samakan jaringan gatewaynyal 192.168.4.1 (lokal 4)
Langkah 8
Setelah mengkonfigurasi IP, Anda dapat mencoba terlebih dahulu jaringan lokal dengan mencoba mengirim sebuah pesan.
membuat simulasi jaringan dengan cisco packet tracer

Langkah 9
Kemudian setelah semua successful pada tiap2 lokal jaringan, lalu kita hubungkan 4 jaringan lokal ini dengan 2 buah router 2620XM. Sebelum itu matikan router dengan menekan tombol on off hijau, tambah perangkat NM-4E drag ke bagian router, lalu nyalakan router kembali.

membuat simulasi jaringan dengan cisco packet tracer
Langkah 10
Sambungkan dari switch ke router menggunakan kabel straight dan untuk menghubungkan kedua buah router dengan menggunakan kabel cross.

membuat simulasi jaringan dengan cisco packet tracer

Langkah 11
Setting alur jaringan dengan klik doble router lalu pilih config fastEthernet 0/0 lalu isikan IP dengan jalur jaringan gatewaynya tadi, begitu pula dengan fastEthernet 0/1. Lalu pilih centang ON. Dan jangan lupa setting router satunya lagi dengan hal yang sama.

membuat simulasi jaringan dengan cisco packet tracer
Langkah 12
Untuk yang terakhir kita beri IP pada router 0 fastEthernet 1/1 misal: 192.168.210.5 dan 192.168.210.10 pada router 2 lalu centang ON.

membuat simulasi jaringan dengan cisco packet tracer
Langkah 13
Lalu yang terakhir kita setting RIP, untuk memperkenalkan alur jaringan. router 0 RIP add 192.168.1.1, 192.168.2.1, 192.168.210.5 dan router1 192.168.3.1, 192.168.4.1, 192.168.210.10

Langkah 14
Finally, kita sudah bisa menyambungkan 4 jaringan dengan menggunakan 2 buah router, tes dengan mengirimkan paket surat antar jaringan network.

membuat simulasi jaringan dengan cisco packet tracer
Read More >>
 

Nurtia Putri Sari | Designed by www.rindastemplates.com | Layout by Digi Scrap Kits | Author by ♥ Nessie Anatasha ♥